Kasus Penipuan II (TRUE STORY) sambungan
Gue tiba2 teringat punya teman namanya Chris yang bekerja di perusahaan superannuation tempat Rico bekerja. Sangkin penasarannya, gue telp Chris dan cerita semua kejanggalan2 yang ada di kontrak kerja Donny. Gue kirim aja copy kontrak kerja Donny ke Chris untuk di diskusikan dengan pihak perusahaan mereka, mungkin membahas masalah ini ke HRD mereka.

Ternyata benar tuch!!!! Orang HRD perusahaan ini telp gue sambil terkaget-kaget setengah mati. Orang HRD ini (Diana) bilang kalau Rico ini sudah tidak bekerja di kantor mereka dan dia di pecat sejak tgl 7 September 2005 karena performance yang tidak memuaskan. Menurut Diana, kemungkinan si Rico ini berbuat demikian untuk membalas kepada perusahaan atas pemecatan diri dia.

Gue langsung dong cerita ke Agus semua yang gue dengar karena gue khawatir banget kalau teman gue Agus juga sudah terjebak. Ternyata benar tuch, teman gue Agus ini sudah membayar hampir $4000 ke Rico untuk biaya kursus. Yang membuat Agus sangat percaya ke Rico, bahwa Rico itu adalah teman lama Agus yang tidak mungkin mau menipu teman sendiri. Lalu Agus juga memberikan bukti kuat ke gue kalau boss si Rico sudah memberikan memo untuk Agus yang isinya memberikan selamat ke Agus untuk bergabung dengan team mereka. Tapi masaq iya sih, udah ada memo dari perusahaan tapi orang HRD tidak tahu menahu mengenai divisi baru ini?

Gue makin penasaran dong. Gue tanya aja ke Agus, siapa nama2 boss si Rico di perusahaan itu dan apa saja pangkat mereka? Begitu Agus kasih nama2 mereka, gue kirim nama2 itu ke Diana untuk mencari tahu siapa sebenarnya orang2 ini. Ternyata tahu nga? Orang 1 yang menurut Agus adalah boss Rico itu ternyata tidak ada sama sekali. Lalu orang ke 2 yang memberikan memo ke Agus itu memang bekerja di perusahaan itu, tetapi tidak tahu menahu mengenai siapa Rico dan divisi baru yang menurut Agus baru di dirikan di perusahaan ini.

Sewaktu gue bicara dengan Diana di telp, dia bilang kalau masalah penipuan ini sudah di beritahukan ke bagian legal department mereka dan mereka akan melaporkan masalah ini ke polisi. Diana juga menyarankan gue untuk menyampaikan ke Agus dan Donny dan siapa2 saja yang telah menjadi korban Rico untuk melaporkan ke polisi.
Saat itu juga Diana bilang kalau perusahaan mereka akan melaporkan ke polisi hari ini juga.

Sore ini gue minta Agus untuk menghubungi Diana langsung, untuk memastikan kebenaran semua cerita2 gue ke Agus.

Tanggal 18 Jumat malam ini, Agus memberikan training kepada para calon pekerja yang baru di rekrut oleh Rico dan training ini pun di adakan di rumah Rico jam 6.30 malam. Bingung nga sih, kok training di rumah, nga di kantor? Bahkan Agus mengaku belum pernah ke kantor Rico yang sebenarnya dan belum pernah melihat kantor perusahaan superannuation ini – gila kan?

Agus bilang ke gue, mendingan untuk save nya, dia tetap kasih training malam ini di rumah Rico, sekaligus Agus mau menceritakan tentang berita dari Diana ke teman2 yang akan training malam ini, yang sekaligus sudah menjadi korban si Rico. Ternyata tahu nga sih, orang2 lainnya ini ada 4 orang, dan mereka semua sudah bayar uang masing-masing $2000 untuk ambil kursus melalui si Rico ini.

Gue telp Agus untuk memastikan gue sampaikan pesan si Diana untuk mereka para korban ini melaporkan diri ke polisi supaya mereka nantinya tidak di persalahkan.

Rico ini asli deh orang nekat, gila dan desperate banget sama uang. Jelas2 orang2 ini butuh pekerjaan sekali dan dia take advantage banget dengan kepolosan dari orang2 ini. Gue nga tega deh diam diri sementara gue tahu orang2 yang tidak bersalah ini di salah gunakan oleh penipu yang bernama Rico.

Semoga deh Agus langsung ke kantor polisi bersama korban2 lainnya. Seandainya sudah terbukti bahwa Rico ini penipu, bisa berat tuch hukuman dia. Bahkan perusahaan superannuation ini bilang mereka akan menuntut Rico, kalau Agus dan teman2nya sudah melaporkan ke polisi sebagai pihak yang dirugikan. Sesudah Agus melaporkan ke polisi, barulah pihak perusahaan bisa menindaklanjuti malasah ini dengan yang berwajib dan bahkan bertindak mengatas namakan perusahaan.

Bersambung...

tiny fingers

Dreamt on Friday, November 18, 2005; Friday, November 18, 2005
The writer..
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

say here..


beyond..


Melbourne

Sightseer

credits..
Layout: Blurrz
Resources: Pootato; Portfelia