Project terbesar tahun ini akhirnya sudah selesai. Sejak bulan January lalu, kita berdua sibuk cari2 rumah setiap hari sabtu bahkan kadang2 hari Minggu. Yang namanya tabungan di save sampai the last penny untuk mencukupi biaya beli rumah. Sebenarnya sih kita nga beli tunai, namanya juga beli rumah di negri orang, mana sanggup bayar cash sendirian? Gue kan bukan anaknya billionaire yang tinggal comot rumah beli dengan cash tanpa cicilan.
Setiap sabtu pagi, kita bela2in bangun pagi untuk pergi melihat house inspections di seantero kota melbourne. Dari cari2 rumah di daerah northern suburbs, sampai akhirnya kita putuskan balik ke southern suburbs. Di Melbourne, southern suburbs itu yang paling meningkat harga rumahnya, karena lokasi yang asik2 serba adanya di southern suburbs. Pikir2, nga apa2 deh kalau harus spend lebih, yang penting capital nya cepet naik.
Sebulan yang lalu salah satu agent gue dari Ray White ngebawa kita melihat rumah di daerah chadstone. Kesan pertama, wah bagus ya, tapi kok rada2 jauh dikit dari train station. Deddy bilang, kita lihat2 yang lain aja deh, soalnya males banget jalan ke station bisa 20 menitan.
Bulan ini, tiba2 agent Ray White telp gue lagi, tanya in mau lihat rumah yang di chadstone itu lagi nga? Gue langsung iya aja, padahal inget bentuk rumahnya aja udah lupa. Anyway hari Minggu kemarin pulang gereja, kita rame2 sama Opang, Budi, Sandra kita inspect rumah ini. Tiba2 begitu masuk ke rumah itu, gue langsung jatuh hati dan putusin dalam hati, "this is it...this is our house!". Malem harinya gue discuss sama Deddy dan pikir2 kita harus compromise dengan lokasi train station yang emang nga terlalu dekat. Ternyata sekitar 5 menit dari rumah itu ada train station lain yang banyak fasilitas parkir mobil, jadi gue bisa parkir mobil tiap hari di station. Solusinya baik banget kan, ngapain juga kita stress harus punya rumah perfect yang deket station, sementara ada rumah bagus nganggur.
Hari Senin malam pulang kerja kita make our offer ke Ray White. Gue sih feeling banget kalau offer pertama kita pasti di tolak dan ownernya pasti mau minta tambah. Hari Rabu malam kita dipanggil Ray White ke kantor nya untuk meeting dan ternyata bener ownernya minta tambahan lagi. Waduh...kita mau tahan2an harga beresiko banget untuk kehilangan rumah ini. Tapi kalau diikutin kemauan agent, bisa2 kita yang rugi bayar rumah kemahalan. Akhirnya gue minta time alone dengan Deddy untuk rundingan. Kesimpulannya, kita tawar dengan harga di tengah2, antara permintaan the vendor sama kemampuan dompet kita. Si agent bilang, ok deh....kalau begitu sekarang ini gue akan ketemuin si vendor/owner untuk negosiasi dengan tawaran baru kalian. Agent gue bilang akan meeting dengan mereka jam 7 malam, dan habis meeting langsung telp gue.
Jam 7 kita nongkrong di cafe makan malam sambil bolak balik gue cek HP. Makan aja udah nga nafsu banget deh, soalnya stress mikirin kalau tawaran kita ditolak bisa sedih abis kan gue? Akhirnya jam 7.40pm, HP gue bunyi dan ternyata dari agent gue:
Jerry: "Marsinta!!!!!! Congratulation!!! You're the owner of number 6 Kelly Street, Chadstone! The vendor has accepted your final offer and you can take possession on the property within 60 days!"
Muti: "aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaawwwwwww!!!!! Oh my God, thank you Jerry, thank you!!!! We love you Jerry, we really love you! I can't believe this, our first home at last!!!!"
Jerry: "Its meant to be, Marsinta. The house is now yours, lets get the paper work rolling tomorrow morning, I'll send the contracts first thing tomorrow morning. Have a champagne tonight, the night is yours and enjoy your win!"
Muti: "Jerry, you don't know how much this means to us, such a big relieve for both of us. Really appreciate your help in convincing the vendor, again, thank you....for everything you've done, that's a job well done mate!"
Jerry: "I'm happy for you. Have fun tonight, there'll be lots of papers for you to sign in the next few days!"
Gitu deh gue girang abis, akhirnya sekarang kita udah punya rumah, walaupun rumah milik bank...he..he..he... Semoga rumah ini akan membawa berkat, kesukaan, rejeki, serta kesehatan bagi keluarga kami. Paling nga kita sudah pegang surat jual beli dengan vendor, walaupun rumah ini belum kami bayar, ini foto2 rumah kami yang baru yang saat ini masih ditempati oleh pemilik yang sekarang.







